Unsur makro dan mikro bagi tanaman
UNSUR MAKRO DAN MIKRO BAGI TANAMAN
By: denanda
Nutrisi sangat berpengaruh pada pertumbuhan
tanaman. Nutrisi yang diperlukan tumbuhan untuk tumbuh yaitu unsure hara makro
dan unsure hara mikro. Unsure hara makro adalah unsure yang banyak diperlukan tumbuhan,
sedangkan unsure hara mikro sedikit diperlukan tumbuhan. Unsure hara makro
diantaranya adalah unsure C, H, O, N, P, S, K, Ca, Mg, dan C. Unsure hara mikro
diantaranya adalah unsure Fe, Mn, Cu, Zn, B, Cl, Na, dan Co.
Berikut ini adalah unsur-unsur makro dan
mikro beserta peran, akibat kekurangan dan akibat kelebihan unsure tersebut
bagi tanaman:
UNSUR HARA MAKRO
·
NITROGEN (N)
Peran :
1.
Merangsang pertumbuhan tanaman
secara keseluruhan
2.
Bagian dari sel itu sendiri
3.
Sintesis asam amino dan protein
dalam tanaman
4.
Merangsang pertumbuhan
vegetative
Kekurangan :
1.
Warna daun hijau kekuningan
2.
Pertumbuhan tanaman lambat
3.
Perkembangan buah tidak
sempurna
4.
Menyebabkan daun penuh dengan
serat karena penebalan membrane sel daun sedangkan selnya sendiri berukuran
kecil-kecil
5.
Daun mongering jika sangat
kekurangan nitrogen
Kelebihan :
1.
Warna daun terlalu hijau
2.
Tanaman rimbun dengan daun
3.
Proses ekskresi tanaman menjadi
lebih lama
4.
Produksi bunga menurun
·
PHOSPHOR (P)
Peran :
1.
Mengangkut energy hasil
metabolism tanaman
2.
Merangsang pembungaan dan
pembuahan
3.
Merangsang pertumbuhan akar
4.
Merangsang pembentukan biji
5.
Merangsang pembelahan sel dan
memperbesar jaringan sel
Kekurangan :
1.
Pembentukan buah dan biji
berkurang
2.
Terhambatnya pertumbuhan system
perakaran, batang dan daun
3.
Hasil tanaman merosot
4.
Buah yang dihasilkan kerdil,
jelek, dan cepat matang
5.
Warna daun menjadi hijau tua
atau keabu-abuan, mengkilap, terdapat pigmen merah di daun bagian bawah. Di
tepi daun, cabang, dan batang ada warna merah keunguan yang lama kelamaan menjadi
kuning
Kelebihan :
Terganggunya penyerapan unsure lain terutama unsure mikro (Fe, Cu, Zn)
· SULFUR (S)
Peran :
1.
Pembentukan asam amino dan
pertumbuhan tunas
2.
Membantu pembentukan bintil
akar
3.
Pembentukan klorofil dan meningkatkan
pertahanan terhadap jamur
4.
Membentuk senyawa minyak yang
menghasilkan aroma dan juga activator enzim membentuk papain
Kekurangan :
1.
Daun muda mengalami klorosis
2.
Tanaman tumbuh terlambat,
kerdil, berbatang pendek dan kurus, batang tanaman berserat, berkayu, dan
berdiameter kecil
3.
Menyebabkan rendemen gula
rendah pada tanaman tebu
4.
Jumlah anakan yang dihasilkan
sedikit
· KALIUM (K)
Peran :
1.
Fotosintesis
2.
Mengangkut hasil asimilasi,
enzim, mineral, serta air
3.
Meningkatkan kekebalan tanaman
Kekurangan :
1.
Daun-daun menggulung
2.
Batang tanaman lemah dan pendek
3.
Buah tumbuh tidak sempurna
4.
Pada jeruk dan kelapa, buah
mudah gugur
5.
Pada tanaman berumbi, umbi yang
dihasilkan sangat sedikit, kadar hidrat arangnya rendah
6.
Daun berwarna hijau tua dan
berbintik dengan warna seperti karat
7.
Akar tumbuh tidak sempurna
Kelebihan :
1.
Menyebabkan penyerapan Ca dan
Mg terganggu
2.
Pertumbuhan tanaman terhambat
sehingga mengalami defisiensi
·
KALSIUM (Ca)
Peran :
1.
Bagian penting dari dinding sel
dan sangat penting untuk proses pertumbuhan
2.
Penyusun klorofil
Kekurangan :
1.
Daun muda berkerut dan menguning
2.
Kuncup muda yang telah tumbuh
akan mati
3.
Pertumbuhan system perakaran
terhambat
·
MAGNESIUM (Mg)
Peran :
1.
Penyusun utama klorofil
2.
Menciptakan warna hijau pada
daun
3.
Transport fosfat
Kekurangan :
1.
Daun tua mengalami klorosis
yang terlihat diantara tulang daun
2.
Daun tidak punya lapisan lilin
sehingga mudah terbakar matahari
3.
Pada tanaman biji-bijian, daya
tumbuh biji lemah
Kelebihan : _tidak menimbulkan gelaja ekstrem_
UNSUR MIKRO
·
BESI (Fe)
Peran :
1.
Pembentukan klorofil
2.
Respirasi
3.
Activator proses biokimia
4.
Pembentuk enzim
Kekurangan :
1.
Menimbuklan korosi
2.
Daun menjadi kuning/pucat
3.
Daun muda berjatuhan saat
kemarau
4.
Pertumbuhan tanaman seolah
terhenti
Kelebihan :
Nekrosis yang ditandai dengan munculnya
bintik hitam pada daun
·
MANGAN (Mn)
Peran :
1.
Penyusun klorofil
2.
Pembelahan sel
3.
Respirasi
4.
Fotosintesis
5.
Perkecambahan
6.
Pematangan buah
Kekurangan :
1.
Tanaman kerdil
2.
Pembentukan biji kurang baik
3.
Daun muda mengalami klorosis
yang terlihat diantara tulang daun
· TEMBAGA (Cu)
Peran :
Pembentukan klorofil
Kekurangan :
1.
Daun tidak merata, sering layu,
terkadang klorosis
2.
Ranting pohon berubah coklat
dan mati
3.
Buah yang dihasilkan kecil,
berwarna coklat, dan di dalamnya ada sejenis perekat (gum)
·
SENG (Zn)
Peran :
Membentuk hormone tubuh
Kekurangan :
1.
Daun-daun tua bentuknya lebih
kecil dan sempit daripada umumnya
2.
Klorosis yang terlihat diantara
tulang daun
3.
Daun mati sebelum waktunya
4.
Batang berlubang kecil-kecil
· BORON (B)
Peran :
1.
Mengangkut karbohidrat ke tubuh
tanaman
2.
Menyerap kalsium
3.
Perkembangan bagian-bagian
tanaman untuk tumbuh aktif
4.
Menaikkan mutu buah dan sayur
Kekurangan :
1.
Tepi daun mengalami klorosis
2.
Pada semangka, batang mudanya
tegak, ruas pendek, daun kecil, batang mudah patah
· KLORIN (Cl)
Peran :
1.
Osmosis dan keseimbangan ionik
sel
2.
Fotosintesis
Kekurangan :
1.
Pertumbuhan akar terhambat
2.
Daun layu dan berwarna kuning
3.
Pertumbuhan daun kurang normal
· NATRIUM (Na)
Peran :
Keseimbangan ion pada regulasi energy untuk
membuka dan menutupnya stomata
Kelebihan :
1.
Terlibat dalam osmosis dan
keseimbangan ion pada tumbuhan
2.
Mengurangi ketersediaan K
Kekurangan :
1.
Daun menghijau dan tipis
2.
Tanaman cepat layu
· KOBALT (Co)
Peran :
Fiksasi nitrogen
Kekurangan :
Mengurangi pembentukan Hb dan fiksasi N
Comments
Post a Comment