Posts

Dalam Dekap Senja

Musim telah berganti Hilanglah sudah sebuah elegi, yang sebelumnya membanjiri hari Datang seberkas cahaya pertanda bahagia Kala itu, ketika semburat keemasan menghampiri langit jingga Dengan mata bertemu pandang, kau sampaikan padaku sebuah cita Senja di hari itu, dengan jelas air muka nampak merona Ketika tak tahu harus aku berkata apa Jelas sekali hatiku mengungkap asa Semoga jadi titik mula bahagia Sebagai harapku untuk kita

Satu Inginku, Membersamaimu dalam Tiap Detik Waktu Milikmu

Aku tak sama dengan materi matematika sesuatu yang kurasa rumit dan memiliki elemen imajiner di dalamnya Bukan pula mirip dengan fisika yang segala sesuatunya penuh dengan perhitungan Memang terdapat jarak yang memisahkan dan mata tak selalu dapat bertemu pandang Biarlah.. Namun.. Aku adalah sebuah realita yang jauh dari definisi sebuah fatamorgana Dan pula aku tak seperti angin yang hanya dapat dirasa tak bisa digenggam tapi bisa pergi begitu saja Aku adalah seseorang dengan tangan terbuka dengan jemari yang bisa kau genggam dengan diri yang bersedia berjalan beriringan Aku adalah seseorang yang dengan sepenuh hati mendedikasikan diri untuk membersamaimu dalam tiap detik waktu milikmu Sept 27th, 2019 - 01.52 am

Yuk Kenali Diri dari Genre Musik Favoritmu!

Image
Musik sering menjadi teman kita ketika lagi sendiri, saat di mobil, ataupun pas lagi belajar. Sepertinya musik memang telah jadi kawan setia untuk menghilangkan kebosanan. Well guys, saat di kereta menuju Solo seusai liburan aku ketemu dengan seorang yang mengerti tentang psikologi musik. Pada awalnya kami membahas tentang sebab seseorang bisa gagal dalam rekrutmen polisi karena beliaupun turut andil dalam assessment psikologinya. Nah, hal yang membuatku tertarik dengan bahasan itu ketika beliau mengatakan bahwa kepribadian sesorang dapat terlihat dari jenis musik yang disukainya. Persis sekali dengan kalimat yang biasa kutemui, “music is a part of our soul”, Peter Rentlow dan Samuel Gosling pun dalam peneltiannya menyebutkan bahwa genre musik favorit secara tidak langsung berkorelasi dengan kepribadian. Genre musik yang menjadi favorit tiap orang pasti berbeda-beda, ada jazz, pop, blues, R&B, EDM, rock, metal, dll. Gimana hubungannya dengan kepribadian? Yuk kepoin... P

Awas Nasib Pertemanan Terancam, Hati-Hati Pakai Kalimat Ini Jika Berbicara

Image
O hallooooo.. whatsup guys? Semoga kita semua selalu dalam happy & positive vibes , termasuk kalimat apapun yang terucap dari mulut kita. Btw, tanya kabar kok nyangkutnya ke omongan? See guys, pepatah Jawa mengatakan “ajining diri gumantung saka lathi”, yang berarti harga diri kita bergantung pada apa yang terucap oleh kita. Jadi kita harus pandai untuk menempatkan diri pada segala situasi dan berbicara yang baik pada kawan bicara kita. Ketika kita sedang ngobrol baiknya pilih kalimat yang baik untuk memberikan feedback pada kawan bicara. Kenapa? Nasib pertemanan bisa jadi taruhan guys wkwkwk. Bayangin lah coba kalau kita asal bicara dan kawan bicara kita adalah orang yang sensitif terhadap apapun termasuk omongan yang keluar dari mulut kita, nanti dia bakal ngebatin dalam hati “lu ko gini amat sih sama gue, gue kan temen lu”. Abis itu dia jadi canggung & jaga jarak deh. Gamau kan? Pastinya gamau hehehe.. so, aku mau bagi beberapa kalimat yang patut kamu pertimbangka

Cara Tepat Melakukan SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri)

Image
Aku perempuan dan mamaku seorang survivor kanker payudara. Aku merasa penting untuk membuat tulisan ini karena sampai saat ini kanker payudara merupakan pembunuh wanita terbesar selain kanker rahim. Tiap perempuan memiliki peluang untuk mengalami hal ini. So yeah, aku rasa penting bagi kita untuk melakukan deteksi dini terjadinya kanker payudara pada diri kita. Deteksi dini ini disebut dengan pemeriksaan SADARI. Apa tuh SADARI? Sadari adalah pemeriksaan payudara sendiri untuk mengetahui ada tidaknya kanker dalam payudara wanita , screening ini dapat dilakukan oleh wanita yang berumur 20 tahun ke atas. Lalu bagaimana sih cara melakukan SADARI? So let’s check it out :) Dengan berdiri: 1.      Melihat perubahan dengan berdiri tegak menghadap cermin 2.      Memeriksa adanya tarikan kulit dengan mengangkat tangan pada kepala. 3.      Melihat perubahan payudara dengan berdiri tegak di depan cermin dengan tangan disamping kanan dan kiri. 4.      Menegangkan

Love and Care to Yourself, That’s a Must

Image
Self love dan self care. Dua hal ini adalah sesuatu yang saling terkait, namun memiliki arti berbeda. Self love yaitu tentang bagaimana kita berterima kasih dan menumbuhkan penerimaan atas diri sendiri baik secara fisik maupun emosi. Sedangkan self care lebih kepada bagaimana cara kita dalam mewujudkan self love itu dengan merwat diri secara fisik dan mental. Mencintai dan memberi perhatian pada diri sendiri. Ya, mungkin hal itu terasa egois. Namun self love dan self care penting bagi diri kita. Hal ini adalah tentang bagaimana kita menerima diri kita dan memperlakukan diri kita sebagai wujud rasa syukur. Anyway, self love dan self care ini juga bukan hanya tentang memanjakan diri. Lalu kedua hal ini apa pentingnya, sih? Mencintai diri sendiri dan mementingkan diri bukanlah suatu hal yang salah & egois. Melainkan ada banyak sisi positif yang kita dapatkan dengan menerapkan self love dan self care, tak hanya pada aspek fisik semata tetapi menyentuh aspek psikis juga. K

Curhat Bikin Makin Stres!! Kenapa?

Image
Hii hiii guys, wassup? Gimana keadaan hati, pikiran, dan badan kalian nih? Stress kah? It’s ok. Stress itu respons yang wajar kalau kita sudah ngrasa hal yang dihadapi sangat overload. Kalau sudah ngrasa stress kayaknya banyak dari kita yang malah jadi overthingking akan suatu hal. Dampaknya akan membuat kondisi kesehatan kita jadi menurun, terus parahnya guys kita bisa jadi orang yang produktivitasnya menurun. Deadline gak kekejar. Berabe kan? Nah, saat stress pastinya kita butuh untuk berbagi dengan orang lain a.k.a curhat. Partner curhat pun bisa macem-macem nih. Ada kan yah, yang suka curhat di socmed? Yupp.. socmed memang udah jadi partner curhat setia selain teman, keluarga, pacar, ataupun orang terdekat lainnya. Tapi yah itu tadi. Kalau keseringan curhat di socmed pada akhirnya banyak yang kena bully. So, partner curhat terbaik adalah “orang “. Lalu gimana dong kalau udah curhat sama orang terdekat tapi masih ngerasa belum plong? Masi kayak ada yang ngeganjel gitu? Jika